Minggu, 19 Mei 2013

Perawatan Mesin Kendaraan

    Mesin adalah pengubah bahan bakar menjadi sebuah tenaga yang menghasilkan putaran dan dirangkai dengan sistem tertentu sehingga mesin dapat menggerakan kendaraan. Seiring waktu, mesin pun dapat mengalami penurunan kualitas / rusak. Maka dari itu mesin perlu dirawat secara rutin teratur. Berikut adalah item-item yang perlu diperhatikan secara seksama di dalam mesin :

1. Saringan Udara (Air Cleaner)
   
       Saringan udara adalah komponen mesin yang paling gampang diperiksa dan diganti. Gunakanlah selalu saringan udara part original, karena part lokal
memiliki kain kasa yang lebih tebal dan rapat sehingga secara teori dapat mengurangi tenaga mesin.

2. Busi (Spark Plug)

        Busi adalah komponen mesin yang berfungsi untuk memercikan bunga api di dalam ruang bakar  agar bahan bakar yang sudah masuk dapat terbakar sehingga menghasilkan tenaga. Ciri - ciri busi yang baik adalah :
  • Busi berwarna merah kecoklatan seperti berkarat (proses pembakaran yang baik)
  • Ujung elektroda busi rata dan tebal (tipe busi biasa)
3. V-belt (Tali Kipas)

         Periksalah komponen ini dengan rutin karena sistem pendinginan dan sistem pengisian digerakan oleh komponen ini. Hal yang harus diperhatikan adalah :
  • Keretakan v-belt
  • Kelenturan / ketegangan v-belt
          Segeralah lakukan penggantian apabila didalam v-belt sudah mengalami keretakan dan apabila ketegangannya sudah berkurang dari yang seharusnya maka setelah agar ketegangannya sesuai spesifikasi sehingga terjadinya slip dapat berkurang. Apabila sudah disetel masih kurang ketegangannya maka gantilah v-belt tersebut karena dikhawatirkan v-belt tersebut sudah lemah.

4. Radiator

         Komponen ini sangatlah penting demi kelangsungan mesin berfungsi dengan baik. Gunakanlah selalu Super Long Life Coolant (berwarna merah) untuk menjaga agar sistem pendinginan tetap terawat dari korosi yang nantinya akan berlumpur jika dibiarkan akan menyumbat kisi-kisi radiator dan mengakibatkan mesin akan melebihi panas yang dianjurkan sehingga komponen-komponen mesin dapat berubah ukuran/melenting.
         Apabila menggunakan air biasa sebaiknya setiap minggu lakukanlah pengurasan terhadap sistem radiator. Bila menggunakan coolant pengurasan dilakukan sesuai jadwal service saja atau warnanya sudah buruk.
  • Periksalah putaran kipasnya harus kencang dan hembusan kipas mengarah ke mesin.
  • Cegah agar kisi-kisi radiator tidak ada yang rusak/cacat agar aliran coolant lancar.
  • Periksalah tutup radiator dari karat dan kekuatan pernya. Jangan lupa tutup rapat !!
  • Cek selalu tangki cadangan (reservoir) terhadap kecukupan coolant. Usahakan agar tetap di level MAX.
  • Cek selang-selang dari rembesan karat / rembesan coolant (serbuk berwarna pink/sesuai warna coolant). Apabila sudah terjadi maka lakukan penyileran ulang di setiap persambungannya dan lebih baik lagi lakukan penggantian selang-selang persambungan sistem radiator.
5. Oli mesin

      Cek lah oli mesin setiap hari. Oli mesin berfungsi untuk :
  • Melumas
  • Mendinginkan
  • Lapisan film
  • Pembersih
  • Peredam suara
      Langkah pengecekan oli mesin yang baik :
  • Hidupkan mesin +/- 5 menit agar oli mengalir dan mengisi setiap seluk beluk mesin dengan sempurna.
  • Lalu matikan mesin dan diamkan +/- 3 menit agar oli mesin dapat turun kembali ke oil pan/carter/bak oli.
  • Lalu buka lah stik oli dan lap sampai bersih, lalu masukan kembali stik oli dengan rapat dan tarik kembali sehingga di dapat ketinggian oli dengan akurat.
  • Pastikan bau oli tidak bau hangus.
  • Pastikan jumlah oli mesin berada level F (full)
  • Pastikan warna oli mesin terang.
      Apabila jumlah oli mesin kurang secara signifikan berarti terdapat kebocoran di mesin. Hal ini lah yang umumnya orang abaikan merasa rutin ganti oli tetapi kendaraannya tetap saja tidak awet. Mengapa bisa terjadi kebocoran ?? Setiap komponen mesin memiliki usianya masing-masing yang memerlukan perawatan dan penggantian suku cadang. Maka segeralah ke bengkel resmi anda untuk memperbaiki kebocoran tersebut agar kondisi mesin kendaraan anda tetap terjamin. Lakukanlah penggantian oli mesin setiap 5000 km agar pada saat di ganti oli mesin belum terlalu buruk sehinggan memberikan umur yang lebih baik terhadap mesin.

6. Saringan Oli

      Sesuai namanya, saringan oli berfungsi untuk menyaring oli mesin. Karena setiap pergerakan di dalam mesin secara teori terdapat gesekan yang menghasilkan gram-gram besi yang nantinya akan bersirkulasi kembali ke dalam mesin dan juga sebenarnya dalam proses pembakaran juga akan mengurangi kualitas oli mesin karena sebagian kecil gas hasil pembakaran juga masuk ke dalam oli dan oli pun setiap saat membersihkan dinding pembakaran. Untuk mencegah hal itu dipasanglah saringan oli.

       Penggantian saringan oli biasanya dilakukan setelah 2x ganti oli mesin(2x 5000 km = 10.000 km). Dan lebih baik lagi dilakukan setiap pergantian oli mesin khususnya apabila kendaraan sering melewati jalanan yang berdebu.

Tidak ada komentar: